Ayat-ayat di Jumat Agung 2026

Kematian Kristus adalah sentral. Sulit digambarkan dengan kata-kata. Sedikit komentar berikut ini memberi warna tersendiri.

Setya

Ayat mana di Alkitab yang sangat berkesan bagi Rekan-rekan jika mengenang tentang kematian Kristus? (bbrp di grup wa Reg1)

Jumat Agung kali ini, beberapa teman menjawab pertanyaan tsb. Berikut ini beberapa dari antaranya:


He gave himself for us, to rescue us from all wickedness and to make us a pure people who belong to him alone and are eager to do good

Titus 2:14 (gnt)

Hidup sejati adalah hidup yang telah ditebus oleh Kristus, ditransformasi oleh kasihNya, dibebaskan dari masa lalu, dimurnikan dalam karakter, dan memiliki identitas serta tujuan hidup yang jelas, serta berdampak bagi orang lain🙏

Have a Blessed Good Friday all🙏⚘️

(Mona)

Ayat tsb termasuk yang sering saya cari/ingat… bagian akhirnya, dalam TB: …yang rajin berbuat baik.

Hari Jumat tsb, kami (anak mantu) memberi bingkisan ke tetangga (kiri dan kanan rumah). Berbuat baik adalah sesuatu yang tentunya senang kita kerjakan.

Tetapi tak disangka, kami dengan cepat menerima perbuatan baik balasan, meski kami tidak mengharapkannya seperti itu. Tetangga kanan rumah memberikan keramahtamahan yang indah. Tetangga kiri rumah sorenya mengirimkan cake Italia yang enak. Kemurahan hati diganjar kemurahan hati.

Ams. 11:17  Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.

dalam case Kristus, … Dia tetap berbuat baik ketika dalam perlakuan yang tidak baik… tetap berbuat baik kepada orang yang berlaku tidak baik pada-Nya

Yes 53:12  Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.


Buat saya selalu terharu betapa pengorbanan ya di kayu salib.

Rom 5:8
“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

Ayat di atas saat ini mengingatkan saya, menerima orang bukan hanya di masa baiknya.

(Ida)


Saya sangat diberkati dari Galatia 2:20. Sejak bisa menghafalnya 45 th yg lalu, ayat itu terus saya ingat dan imani karena saya merasa, sangat bersyukur untuk apa yang Telah Tuhan Yesus lakukan untuk saya. 🙏

namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

(Arum)

Ya, itu ayat yang juga sangat keren… saya pernah baca buku (ketika SMA 😁)… ayat itu yang menggerakkan suatu kebangunan rohani di suatu wilayah/negara… nah, saya lupa detailnya… semoga suatu saat saya ingat… 🙏🏼

Kalau waktu saya di SMA itu, ayat hafalannya dibuat Gal 2:19b-20 (mulai 19b di TB)

Aku telah disalibkan dengan Kristus ; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

sebenarnya di NIV, ayat 20 itu mulai dg I have been crucified with Christ, tetapi terjemahan TB potongan tsb ada di 19b… TMS kita pakai sistem NIV tetapi TMS yang diterjemahkan pakai TB…

Saya coba tanya mbak Gemini:
Saya pernah membaca buku, bahwa konsep tsb mendorong kebangunan rohani di suatu negara? Itu sudah lama, mungkin 40 tahun lalu saya membaca buku tsb. Apakah kamu bisa memberikan indikasi itu buku apa dan di negara mana?

Jawabannya:
Identifikasi Kebangunan Rohani Karena Gal 2:20


Saya menghafalkan 2Kor. 5:17, bahasa Jawa, satu satunya yang sering saya kutip, (jika bersama teman dari Suku Jawa).
Kesempatan kemaren mampir di Madiun 2 malam, menikmati hal hal kecil tetapi berarti. Diberkati melihat kesetiaan teman-teman, walaupun para sesepuh sudah tidak ada lagi –sudah dalam kekekalan bersama Kristus.

Awal dari semua kehidupan. Jerry white saat ke Madiun, menghibur klg Maharyudi, … Nano, putra satu satunya, meninggal saat naik motor ke Solo acara (keraton/sekatenan?) seperti yang dialami mereka. Permulaan hidup adalah pada waktu kita mulai mengenal Kristus, dan kehidupan ini tidak diakhiri oleh kematian. Saya juga sangat diberkati.

Lydia

Terima kasih berbagi foto dan kabar dari Madiun, nte Lyd… selalu senang melihat wajah-wajah spt ini, apalagi Madiun… Bgmn pun, Madiun pernah menjadi tempat mengesankan bagi saya, dan bagi cukup banyak teman yang pernah AL di sana… maybe cukup banyak di grup ini adalah alumni AL Madiun… 🙏🏼

2 Kor. 5:17
Dadi sapa kang ana ing Sang Kristus, iku dadi titah anyar: kang lawas wus sirna, lan kang anyar pranyata wus teka.

Adi kalak ersada ras Kristus, ia me tinepa si mbaru, si male enggo lepas janah nehenlah, si mbaru enggo reh.

Asa molo di bagasan Kristus halak, na tinompa na imbaru ma i. Nunga salpu pangalaho na robi, gabe na imbaru.

Ase barang ise ibagas Kristus, na tinompa na baru ma in. Domma salpu sisapari, tonggor ma, domma gabe na baru.

Now we look inside, and what we see is that anyone united with the Messiah gets a fresh start, is created new. The old life is gone; a new life emerges!


Bagi saya sendiri, masa SMA adalah masa yang rada ekstrem. Cukup banyak hal ekstrem saya alami/lakukan, banyak pengertian dasar kerohanian menancap kuat di hati terdalam.

Ada satu ayat dari masa SMA –yang saya hafalkan– yang sangat berkesan dan mungkin salah satu ayat yang -kemudian- paling mudah membuat saya mengambil keputusan besar seperti menjadi staf sepenuh waktu di Navigator (ketika lulus kuliah):

2Kor 5:15  Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.  

Juga:

1Kor 7:23  Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.


Ayat yang sama 2Kor 5:15 juga menjadi salah satu ayat renungan saya hari ini…

Selain ayat teladan Kristus utk merendahkan dan mengosongkan diri utk mengasihi kita…Fil 2:1-11

Selamat menikmati Jumat Agung utk kita semua.

(Okta)

Kerendahan hati kunci kehidupan. Jangan sampai melalui godokan “makan rumput”. (Luhut)


Saat Yesus mati, tabir Bait Allah terbelah dari atas ke bawah — Allah sendiri yang membuka jalan yang dahulu tertutup oleh dosa.

Kini tidak ada lagi jarak yang memisahkan kita dari hadirat-Nya. Datanglah dengan keberanian iman, karena melalui salib, kita diterima sepenuhnya.

Matius 27:50-51
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah

Selamat Hari Jumat Agung,
Kiranya kita semua datang berjumpa Tuhan di hadapan Takhta Kasih Karunia-Nya.

(Ilse)

Ibrani 4:16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
(Imelda)


Berani mati karena Dia juga mati untukku😇 … berkesan dengan ayat ini sewaktu awal hidup baru.

Filipi 1:21
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Ayat pegangan waktu ikut dan lead demo 97-99 😁🤭

Firman yg indah dan powerful ini, Bang. Ayat favoritku juga nih. Dari lead demo –> lead demu 😁 & Depok Raya 🔥 … (Ivan)


Ini ayat-ayat yang berkesan dan manis di hatiku:

1 Yoh. (John) 4

(9) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. (10) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

This is how God showed his love for us: God sent his only Son into the world so we might live through him. This is the kind of love we are talking about—not that we once upon a time loved God, but that he loved us and sent his Son as a sacrifice to clear away our sins and the damage they’ve done to our relationship with God. — The Message

(Ivan)


Selamat merenungkan arti kematian Kristus… 🙏🏼

Tidur/Ditidurkan

Tuhan kiranya menghiburkan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan kiranya hadir dalam peristiwa sulit yang dibuat manusia. 

Dalam terjemahan ini, Lazarus yang meninggal dituliskannya: tidur/tertidur.

These things said he: and after that he saith unto them, Our friend Lazarus sleepeth; but I go, that I may awake him out of sleep.

John 11:11

Dalam ayat/kejadian yang berbeda ini (Stefanus mati karena dirajam batu), kata yang dipakai sama: jatuh tertidur.

And he kneeled down, and cried with a loud voice, Lord, lay not this sin to their charge. And when he had said this, he fell asleep.

Act 7:60

Dari kamus, kata “koimaō” bisa berarti “to cause to sleep, put to sleep”.

Kalau orang sakit lalu meninggal dengan tenang, kita bisa lebih menerima jika dimetaforakan: tidur. Tetapi jika orang meninggal karena dirajam, tapi juga dipandang dia ditidurkan, itu lebih luar biasa.

Kita percaya, saudara/saudari kita yang meninggal karena perang juga sedang tidur/ditidurkan. Tuhan kiranya menghiburkan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan kiranya hadir dalam peristiwa sulit yang dibuat manusia. 

Biarkan Saya Bersedih Ulang

Kenangan yang tak kan terlupakan. Karena bukan sekedar kata-kata, tetapi kehidupan yang ditanamkan.

Kenangan yang tak kan terlupakan. Karena bukan sekedar kata-kata, tetapi kehidupan yang ditanamkan.

Satu dua minggu ini saya terkenang terus akan bang Ocan (Haposan Panjaitan), pembimbing saya di Nav yang nomor satu, yang meninggal dunia 29 Maret yang lalu. Ya, saya membiarkan diri bersedih ulang, karena bang Ocan adalah orang Nav paling dekat, secara emosi… bersaing lah dengan bang Alamta (dua beliau tsb, tandem lah mengasihi saya)…. Typical lah pengalaman kita dengan pembimbing Nav, sangat dekat secara emosi, dan itu efeknya jangka panjang, kadang bisa lebih dari saudara.

Dia membimbing saya sambil mengerjakan TA (tugas akhir kuliah). Tapi itu tidak menghalanginya untuk memberikan hidup kepada saya. Kalau mau diceritakan detail, akan perlu ribuan lembar halaman, dan mungkin tidak akan cukup ribuan.

Ketika lulus, barang-barangnya pun dilungsurkan ke saya (mungkin itu lah mengapa saya sekarang juga suka melungsurkan barang… hehe #alasan): motor (sebelum terjual), jaket, rak buku, dst.

Ketika saya mau pindah ke Jakarta (dari Bandung), dia pun menyambut saya kalau saya pas kunjungan ke Jakarta (sekitar tahun 1997). Naik mobilnya yang bagus banget waktu itu dari Gambir ke 705… terasa mewah.

Too many memories… Love you full…

Bermalam Dalam Naungan

Jadi, jika kita masih ada nafas, itu tandanya kita masih diberi kesempatan menikmati kasih-Nya di bumi ini, dan meneruskan kasih itu kepada dunia ini.

Mzm 91:1-2  Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” 

Hari ini Sabtu 11 April 2020, dini hari, ada info dari banyak orang (di Depok, Bogor, Jakarta, Bekasi, Tangerang) yang mendengar suara dentuman dalam kurun waktu cukup lama (1-3 jam). Saya tidak mendengarnya, tidur cukup pulas.

Kita hidup di bumi dan semesta yang ajaib, indah, penuh misteri, dst… dst… Harapkan akan banyak kejadian alam yang mungkin belum bisa dimengerti. Ilmu dan Hikmat akan menolong kita melewati semua itu. Bukan saja melewati, tapi hidup di dalamnya.

Saya ingat suatu candaan ketika SMA. Kami ada retreat, dan salah satu topik sesi judulnya: Dunia Menjerit, Apa Jawabmu. Seperti biasa anak-anak SMA, pasti ada yang suka usil. Salah satu teman usil saya itu skrg kerja di Uni PBB (kira-kira itulah, lupa persisnya). Dia berkata: dunia menjerit, apa jawabmu? ikut menjeriiittt!! 😊

Ya, realitanya, kita juga gentar dan ikut menjerit dan takut. Tapi Tuhan beserta dan menuntun kita… sampai suatu titik, kita merasa damai sejahtera yang melampaui segala akal. Mungkin kita akan kena bahaya juga seperti orang lain, mungkin kita selamat, … tapi apapun yang terjadi, kita aman. Karena Kristus sudah mengalahkan maut, maka maut tidak lagi berkuasa atas kita. Dipanggil pulang pun, kita bersama Dia. For me to live is Christ, to die is gain.

Jadi, jika kita masih ada nafas, itu tandanya kita masih diberi kesempatan menikmati kasih-Nya di bumi ini, dan meneruskan kasih itu kepada dunia ini.

Tetap semangat oleh kekuatan Tuhan.

To Live is Christ To Die is Gain

Tetapi kondisi hidup adalah lebih berguna. Itulah tujuan Tuhan menurunkan kita di dunia, ada suatu rencana atas kehadiran kita, suatu pekerjaan baik, tempat kita di dunia ini. Sesuatu yang besar dan berarti. Karena itu kita punya semangat hidup, punya semangat untuk sembuh jika sakit, punya semangat untuk menghindar dari malapetaka/bahaya/maut. Bukan karena kita takut mati, tetapi karena yakin masih ada pekerjaan untuk kita kerjakan.

Fil 1:21  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. 

Seperti semangat kawan-kawan, kematian tentunya bukan masalah bagi orang percaya. Tetapi proses untuk punya sikap “bukan masalah” ini bagi sebagian/banyak orang tidaklah mudah, perlu waktu dan pergumulan panjang, dan mungkin berkali-kali. Ada banyak yang dipikirkan: apakah hidup saya telah berkenan? bagaimana suami/istri, anak saya, mimpi saya? dst…

Kita akan dituntun Tuhan sampai pada titik berserah dan damai sejahtera.

Tetapi kondisi hidup adalah lebih berguna. Itulah tujuan Tuhan menurunkan kita di dunia, ada suatu rencana atas kehadiran kita, suatu pekerjaan baik, tempat kita di dunia ini. Sesuatu yang besar dan berarti. Karena itu kita punya semangat hidup, punya semangat untuk sembuh jika sakit, punya semangat untuk menghindar dari malapetaka/bahaya/maut. Bukan karena kita takut mati, tetapi karena yakin masih ada pekerjaan untuk kita kerjakan.

Ef 2:10  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

We have become his poetry, a re-created people that will fulfill the destiny he has given each of us, for we are joined to Jesus, the Anointed One. Even before we were born, God planned in advance our destiny and the good works we would do to fulfill it! (The Passion)

Tetapi yang menentukan itu bukan kita, melainkan Tuhan. Kita merasa masih perlu, tetapi Tuhan mungkin berkata: cukup. Kapan kita tahu cukup? Ya kalau udah meninggal. Kalau belum meninggal, berjuanglah supaya tetap hidup. Hindari bencana, cegah kemungkinan sakit, usahakan kesehatan, dst. Kesehatan bagian kita, umur bagian Tuhan (begitu kata seorang kawan). Dan nikmatilah hari demi hari, jam demi jam, saat demi saat dalam Dia sepenuhnya… 24/7 hidup kita adalah di dalam Dia.

Ams 27:12  Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.

Mari kita saling dukung satu sama lain… Tetap semangat.

Salah satu lagu favorit ketika SMA, versi sedikit berbeda.