Di saat sama Tuhan menyambut Busmin, di saat sama Dia berduka dg Margie dan selalu memperhatikan Margie.
Hari ini, 23 Oktober 5 tahun yang lalu, salah satu sahabat kita, Busmin, meninggal dunia karena (diduga) hal jantung di Medan. Sebuah kejadian cepat yang membuat terkejut. Tetapi dengan waktu, Tuhan telah menuntun istri dan anak-anak yg ditinggal untuk terus mengalami kasih-Nya. Sekarang istri dan anak-anak tinggal di Depok (kembali). Paling dekat dengan rumah kel Dhany Barus atau kel Wilson Rajagukguk dan tentu kak Fitrie Sinambela. Tuhan kiranya terus memelihara… 🙏
Proverbs 10:7 (CEV) Good people are remembered long after they are gone, …. (ERV) Good people leave memories that bless us, …. (ESV) The memory of the righteous is a blessing, …. (Indonesian BIS) Kenangan akan orang baik merupakan berkat, …. (Indonesian TB) Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, …. (KJV) The memory of the just is blessed: but the name of the wicked shall rot.
for our prayers 🙏
Izin post sambutan di bawah ini, yang disampaikan pada saat ibadah pemakaman di Medan, melalui zoom (online), Oktober 2021.
Saya Setya Budi dari Jakarta, anggota kepemimpinan nasional dari lembaga pelayanan Para Navigator. Izin kepada keluarga dan para sahabat baik di lokasi maupun di zoom, untuk menyampaikan sepatah dua patah kata khususnya untuk Margie yang berduka.
Lembaga pelayanan PN telah mengenal Busmin sejak dia masuk kuliah di Unpad tahun 1997. Navigator -di belakang layar- telah ikut serta menolong pertumbuhan rohani almarhum sejak di kampus, sehingga terlihat dia telah menjadi alumni yang berkontribusi besar dan nyata bagi masyarakat, bangsa dan keluarga.
Kami atas nama pimpinan Navigator dan keluarga besar Navigator di seluruh Indonesia menyampaikan rasa dukacita kami yang mendalam atas kepergian sahabat kami Busmin Silaen pada hari Sabtu 23 Oktober 2021 di Medan.
Saya pribadi mengenal Busmin ketika dia dan Chandra dkk yang ambil S2 di UI pada awal 2000-an. Busmin adalah sahabat yang baik, yang semangat, yang rajin misalnya berolahraga bersama kami (main bola di kampus UI pada waktu itu). Sekitar tahun 2004-2005 mereka lulus dan berkarir di berbagai penjuru nusantara. Tetapi tiba-tiba, akhir tahun 2010 atau awal 2011 Busmin datang ke rumah kami di Depok bersama seorang gadis cantik yang dibawanya, Margie, dan berkata: mas Setyo, saya mau menikah dg Margie, mohon bimbingannya.
Dengan kata-kata yang mantap itu, saya waktu itu tahu dan yakin sekali di hati saya, bahwa Busmin akan menjadi suami yang bertanggung jawab dan penuh kasih meski waktu itu baru mengenal Margie sekitar 3 bulan. Margie adalah alumni UI Farmasi angkatan 2003.
Ketika mereka pindah ke Medan, saya beberapa kali bertemu karena saya juga sering bertugas ke Medan. Mereka pandai membawa diri. Busmin dan Margie sangat baik kepada kami dalam kunjungan kami di Medan.
Kami berdukacita. Tetapi kami juga yakin Tuhan penuh kasih pada kita semua. Busmin telah memberikan dan meninggalkan apa yang perlu dan cukup buat Margie dan anak-anak (Angel, Cio, Palito). Margie dan anak-anak punya keluarga besar yang akan terus mendukung, punya keluarga Navigator Medan (Helen, Nangin dkk semua) yang akan menemani selalu.
Mzm 116:15 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.
How painful it is to the LORD when one of his people dies! (GNB)
You are deeply concerned when one of your loyal people faces death. (CEV)
Di saat sama Tuhan menyambut Busmin, di saat sama Dia berduka dg Margie dan selalu memperhatikan Margie.
Seharian ini kami akan sabar mengikuti dan mendoakan Margie meski hanya lewat zoom. Rasanya kami pun tak ingin melepas sahabat kami… Selamat jalan dan selamat beristirahat, sahabat kami Busmin Silaen. Navigator Indonesia, Unpad, UI/Depok dan Medan sangat berdukacita, dan mendoakan Margie serta keluarga yang ditinggal. Tuhan mengasihi dan beserta kalian dan kita semua. Amin.
Tuhan beserta kita dalam mengarungi kehidupan dan berada di antara orang-orang yang sedang mengarungi kesulitan… 🙏
Penderitaan ada di mana-mana, tidak terelakkan, dan cakupannya sering kali terasa sangat menekan. Jika Anda menghabiskan satu jam untuk membaca buku ini, lebih dari lima anak di seluruh dunia akan meninggal akibat penganiayaan dan kekerasan selama waktu tersebut. Jika Anda memberikan seluruh hari untuk membaca, lebih dari seratus anak akan meninggal secara tragis. Namun, ini tentu saja hanyalah salah satu dari bermacam-macam bentuk dan mode penderitaan. Ribuan orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas atau kanker setiap jamnya, dan ratusan ribu orang mendapati bahwa orang-orang yang mereka cintai telah pergi secara tiba-tiba. Itu sebanding dengan populasi sebuah kota kecil yang terhapus setiap hari, meninggalkan keluarga dan teman-teman yang hancur diterpa dampaknya.
Ketika kematian dalam jumlah sangat besar terjadi dalam satu peristiwa masif—seperti siklon Bhola tahun 1970 di Bangladesh, tsunami Samudra Hindia tahun 2004, atau gempa bumi Haiti tahun 2010—yang masing-masing menewaskan 300.000 jiwa atau lebih sekaligus—hal itu menjadi berita utama di seluruh dunia dan membuat semua orang terguncang oleh kehancurannya. Namun, statistik bisa menyesatkan. Bencana-bencana bersejarah seperti itu sebenarnya tidak benar-benar mengubah tingkat penderitaan. Puluhan ribu orang meninggal setiap hari dalam tragedi yang tidak terduga, dan ratusan ribu orang di sekitar mereka hancur oleh rasa duka dan guncangan emosional. Sebagian besar dari mereka tidak memicu berita utama karena rasa sakit dan kesengsaraan adalah hal yang lumrah di dunia ini.
(Kutipan/terjemahan dari halaman pertama Walking with God through Pain and Suffering, Timothy Keller)
Di tengah sulitnya kehidupan, oleh kasih karunia Tuhan, kita masih sering dipakai untuk menemani orang dunia ini yang juga mengalami kesulitan. Dan kita telah/sedang dikuatkan Tuhan, supaya kita bisa menguatkan mereka, sehingga mereka bergantung pada Tuhan.
___ Saat menuliskan ini, kebetulan buku tsb sedang diskon, 40rb rp di google play book, 1.99 usd di kindle, jika berminat, silakan search… 🙏
Pengkh 1:4-5 Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada. Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali.
Merenungkan tentang waktu, merenungkan tentang masa hidup. Peran dan apa yang kita lakukan di bumi ini ada batasannya: waktu/umur, fase hidup, tempat tinggal, dan bagi bbrp orang tugas/jabatan organisasi (yang tentu lebih pendek lagi), dst. Semoga kita bisa maximize apa yang bisa kita lakukan dalam ceruk waktu kita masing-masing… 🙏
Dan puas, dengan apa yang bisa kita lakukan, dengan menyadari, kita tidak bisa melakukan banyak. Memang Tuhan tahu kita tidak bisa melakukan banyak, tetapi itu cukup. Akan disambung generasi berikutnya, atau orang lain. 🙏
Psa 19:2-3 Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.
Kematian Kristus adalah sentral. Sulit digambarkan dengan kata-kata. Sedikit komentar berikut ini memberi warna tersendiri.
Setya
Ayat mana di Alkitab yang sangat berkesan bagi Rekan-rekan jika mengenang tentang kematian Kristus? (bbrp di grup wa Reg1)
Jumat Agung kali ini, beberapa teman menjawab pertanyaan tsb. Berikut ini beberapa dari antaranya:
He gave himself for us, to rescue us from all wickedness and to make us a pure people who belong to him alone and are eager to do good
Titus 2:14 (gnt)
Hidup sejati adalah hidup yang telah ditebus oleh Kristus, ditransformasi oleh kasihNya, dibebaskan dari masa lalu, dimurnikan dalam karakter, dan memiliki identitas serta tujuan hidup yang jelas, serta berdampak bagi orang lain🙏
Have a Blessed Good Friday all🙏⚘️
(Mona)
Ayat tsb termasuk yang sering saya cari/ingat… bagian akhirnya, dalam TB: …yang rajin berbuat baik.
Hari Jumat tsb, kami (anak mantu) memberi bingkisan ke tetangga (kiri dan kanan rumah). Berbuat baik adalah sesuatu yang tentunya senang kita kerjakan.
Tetapi tak disangka, kami dengan cepat menerima perbuatan baik balasan, meski kami tidak mengharapkannya seperti itu. Tetangga kanan rumah memberikan keramahtamahan yang indah. Tetangga kiri rumah sorenya mengirimkan cake Italia yang enak. Kemurahan hati diganjar kemurahan hati.
Ams. 11:17 Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.
dalam case Kristus, … Dia tetap berbuat baik ketika dalam perlakuan yang tidak baik… tetap berbuat baik kepada orang yang berlaku tidak baik pada-Nya
Yes 53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.
Buat saya selalu terharu betapa pengorbanan ya di kayu salib.
Rom 5:8 “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”
Ayat di atas saat ini mengingatkan saya, menerima orang bukan hanya di masa baiknya.
(Ida)
Saya sangat diberkati dari Galatia 2:20. Sejak bisa menghafalnya 45 th yg lalu, ayat itu terus saya ingat dan imani karena saya merasa, sangat bersyukur untuk apa yang Telah Tuhan Yesus lakukan untuk saya. 🙏
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
(Arum)
Ya, itu ayat yang juga sangat keren… saya pernah baca buku (ketika SMA 😁)… ayat itu yang menggerakkan suatu kebangunan rohani di suatu wilayah/negara… nah, saya lupa detailnya… semoga suatu saat saya ingat… 🙏🏼
Kalau waktu saya di SMA itu, ayat hafalannya dibuat Gal 2:19b-20 (mulai 19b di TB)
Aku telah disalibkan dengan Kristus ; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
sebenarnya di NIV, ayat 20 itu mulai dg I have been crucified with Christ, tetapi terjemahan TB potongan tsb ada di 19b… TMS kita pakai sistem NIV tetapi TMS yang diterjemahkan pakai TB…
Saya coba tanya mbak Gemini: Saya pernah membaca buku, bahwa konsep tsb mendorong kebangunan rohani di suatu negara? Itu sudah lama, mungkin 40 tahun lalu saya membaca buku tsb. Apakah kamu bisa memberikan indikasi itu buku apa dan di negara mana?
Saya menghafalkan 2Kor. 5:17, bahasa Jawa, satu satunya yang sering saya kutip, (jika bersama teman dari Suku Jawa). Kesempatan kemaren mampir di Madiun 2 malam, menikmati hal hal kecil tetapi berarti. Diberkati melihat kesetiaan teman-teman, walaupun para sesepuh sudah tidak ada lagi –sudah dalam kekekalan bersama Kristus.
Awal dari semua kehidupan. Jerry white saat ke Madiun, menghibur klg Maharyudi, … Nano, putra satu satunya, meninggal saat naik motor ke Solo acara (keraton/sekatenan?) seperti yang dialami mereka. Permulaan hidup adalah pada waktu kita mulai mengenal Kristus, dan kehidupan ini tidak diakhiri oleh kematian. Saya juga sangat diberkati.
Lydia
Terima kasih berbagi foto dan kabar dari Madiun, nte Lyd… selalu senang melihat wajah-wajah spt ini, apalagi Madiun… Bgmn pun, Madiun pernah menjadi tempat mengesankan bagi saya, dan bagi cukup banyak teman yang pernah AL di sana… maybe cukup banyak di grup ini adalah alumni AL Madiun… 🙏🏼
2 Kor. 5:17 Dadi sapa kang ana ing Sang Kristus, iku dadi titah anyar: kang lawas wus sirna, lan kang anyar pranyata wus teka.
Adi kalak ersada ras Kristus, ia me tinepa si mbaru, si male enggo lepas janah nehenlah, si mbaru enggo reh.
Asa molo di bagasan Kristus halak, na tinompa na imbaru ma i. Nunga salpu pangalaho na robi, gabe na imbaru.
Ase barang ise ibagas Kristus, na tinompa na baru ma in. Domma salpu sisapari, tonggor ma, domma gabe na baru.
Now we look inside, and what we see is that anyone united with the Messiah gets a fresh start, is created new. The old life is gone; a new life emerges!
Bagi saya sendiri, masa SMA adalah masa yang rada ekstrem. Cukup banyak hal ekstrem saya alami/lakukan, banyak pengertian dasar kerohanian menancap kuat di hati terdalam.
Ada satu ayat dari masa SMA –yang saya hafalkan– yang sangat berkesan dan mungkin salah satu ayat yang -kemudian- paling mudah membuat saya mengambil keputusan besar seperti menjadi staf sepenuh waktu di Navigator (ketika lulus kuliah):
2Kor 5:15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
Juga:
1Kor 7:23 Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.
Ayat yang sama 2Kor 5:15 juga menjadi salah satu ayat renungan saya hari ini…
Selain ayat teladan Kristus utk merendahkan dan mengosongkan diri utk mengasihi kita…Fil 2:1-11
Selamat menikmati Jumat Agung utk kita semua.
(Okta)
Kerendahan hati kunci kehidupan. Jangan sampai melalui godokan “makan rumput”. (Luhut)
Saat Yesus mati, tabir Bait Allah terbelah dari atas ke bawah — Allah sendiri yang membuka jalan yang dahulu tertutup oleh dosa.
Kini tidak ada lagi jarak yang memisahkan kita dari hadirat-Nya. Datanglah dengan keberanian iman, karena melalui salib, kita diterima sepenuhnya.
Matius 27:50-51 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah
Selamat Hari Jumat Agung, Kiranya kita semua datang berjumpa Tuhan di hadapan Takhta Kasih Karunia-Nya.
(Ilse)
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. (Imelda)
Berani mati karena Dia juga mati untukku😇 … berkesan dengan ayat ini sewaktu awal hidup baru.
Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Ayat pegangan waktu ikut dan lead demo 97-99 😁🤭
Firman yg indah dan powerful ini, Bang. Ayat favoritku juga nih. Dari lead demo –> lead demu 😁 & Depok Raya 🔥 … (Ivan)
Ini ayat-ayat yang berkesan dan manis di hatiku:
1 Yoh. (John) 4
(9) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. (10) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
This is how God showed his love for us: God sent his only Son into the world so we might live through him. This is the kind of love we are talking about—not that we once upon a time loved God, but that he loved us and sent his Son as a sacrifice to clear away our sins and the damage they’ve done to our relationship with God. — The Message
Kisah-kisah yang sering saya dengar adalah: pacaran waktu kuliah, hubungan terus berlanjut, … setelah bekerja beberapa tahun, lalu menikah.
Atau, kuliah, lalu bekerja beberapa tahun dan mencari pacar/mendapat jodoh, setelah beberapa tahun, menikah…
Demikianlah kisah-kisah yang sering saya dengar.
Tetapi, saya tertarik dengan kisah-kisah yang tidak mainstream, yang tidak biasa. Karena dalam Tuhan, segala hal baik bisa terjadi, dengan cara yang berbeda-beda, dan masing-masing ada keindahan yang Dia nyatakan.
Seorang teman, mendapat jodohnya setelah umur sekitar 50 tahun. Dan rupanya jodohnya itu teman lama dari masa muda ketika umur masih mid atau late 30an. Mengapa tidak dari dulu? … namanya juga tidak mainstream. Ada keindahannya, … banyak keindahan, dengan pengalaman ini.
Banyak wanita berharap mendapat pria yang lebih tua. Tetapi ada (cukup banyak) yang bersyukur mendapat pria yang lebih muda. Hubungan adalah unik, … kadang bukan masalah umur, tetapi “klik” di antara keduanya. Tentu ada dinamika tergantung berapa banyak jarak umurnya, tetapi selalu ada keindahannya tersendiri.
Kebanyakan orang akan mendapat jodoh, atau berjodoh, dengan kawan sepantaran dalam hal studi. Tetapi ada cukup banyak juga, yang kawan D3 dapat jodoh kawan S3/PhD. Saya sedang menunggu ada gak kawan yang tidak kuliah berjodoh dengan yang sekolah tinggi (S1 atau malah s/d S3). Saya dengar kemarin di Newcastle NSW, kebanyakan teman Indo yang kuliah S3 di sana adalah wanita, dan suaminya ikutan ke sana, kerja apa saja (biasanya kurir makanan). Selalu ada dinamikanya. Cinta menyatukan. Selamat menikmati hubungan cinta.
Ada yang dapat jodoh yang dikenal di masa SMA atau kebanyakan di masa kuliah, tetapi ada yang mendapat jodoh teman SD, alias teman sekampung, yang mungkin waktu itu teman bertengkar. 😁
Jangan enggan jika mendapat suatu pintu kesempatan yang tidak mainstream. Terimalah. Manfaatkanlah. Siapa tahu itu jalan dari Tuhan.
Kisah cara Abigail di Alkitab mendapatkan Daud adalah kisah yang tidak mainstream. Abigail adalah contoh yang bagus menurut saya bagaimana meniti perjalanan, dan mendapat jodoh. Ada banyak contoh lain di Alkitab.
Apa komentar kalian membaca tulisan ini? Ada gak contoh-contoh tidak mainstream yang lain? Silakan tuliskan di komentar. Sukses selalu!!